Warga Yoka ikuti pelatihan teknologi informasi yang digelar oleh USTJ

Peserta pelatihan dan dosen USTJ berpose bersama usai kegiatan

Papuaunik, – Sejumlah warga di Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua mengikuti pelatihan teknologi informasi yang digelar oleh Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) yang bekerja sama dengan Kementrian Ristek Dikti.

Arlince Mebri, salah satu peserta kegiatan tersebut mengaku kagum dengan pelatihan yang diberikan oleh kampus teknik tertua di tanah Papua itu.

Apalagi, dia bersama belasan rekan-rekannya didampingi langsung dalam membuat RAB dan apa saja yang bisa dilakukan dengan komputer untuk memudahkan dalam bekerja.

“Tentunya kami warga Yoka sangat senang dengan adanya pelatihan ini. Harapannya kedepan masih ada lagi pelatihan yang dilakukan,” kata Arlince di Kampung Yoka, Distrik Heram, Kota Jayapura, Kamis.

Senada itu, Kepala Kampung Yoka Anthonius Mebri didampingi sekretarisnya Valen Fainard mengaku bahwa kegiatan tersebut sangat memberi manfaat bagi warga kampung setempat, sehingga perlu dilakukan lagi pelatihan lainnya yang bisa meningkatkan kapasitas warganya.

“Kampus USTJ ini sangat bagus. Lembaga pendidikan ini memperhatikan warga sekitar dengan memberikan pelatihan teknologi informasi,” kata Anthonius.

Sementara itu, Syamsudin Usman salah satu dosen USTJ menerangkan bahwa pelatihan itu merupakan bagian dari kegiatan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Masyarakat (LP2M) sebagai bentuk pengabdian ditengah-tengah warga.

“Jadi ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang digelar oleh kampus USTJ, dengan harapan kapasitas dan kompetensi warga di Kampung Yoka bisa meningkat,” katanya didampingi sejumlah dosen lainnya.

Namun, sebelum pelatian yang digelar selama lima hari itu dilaksanakan pihaknya melaksanakan analisis kebutuhan penelitian sehingga pelatihan yang digelar tersebut tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga setempat.

“Jadi, materi yang diberikan adalah bagaimana masyarakat menyusun RAB atau desain gambar dan bagaimana menggunakan teknologi informasi seperti pengenalan komputer dan lainnya,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

15 + = 20