70 orang TMS dalam tes kesehatan pertama di Polda Papua

Tes kesehatan peserta Bintara PTU TA 2019

Papuaunik, – Sebanyak 70 orang dari 157 peserta tes penerimaan anggota Polri TA 2019 yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dalam tes kesehatan tahap pertama.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura, Selasa mengatakan pemeriksaan dan pengumuman hasil kesehatan tahap pertama Bintara Polisi Tugas Umum (PTU) dan Brimob TA 2019 Panda Papua telah diumumkan.

“Bertempat di Bid Dokkes Polda Papua telah dilaksanakan kegiatan pemeriksaan dan pengumuman hasil Kesehatan tahap pertama Bintara PTU penerimaan anggota Polri secara terpadu TA 2019 Panda Papua hari kelima,” katanya.

Dalam hal pengawasan, kata dia, Polda Papua melibatkan pengawas external dari Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Komnas HAM wilayah Papua serta pengawas internal yakni Bid Propam dan Irwasda Polda Papua.

Tes kesehatan Bintara PTU TA 2019

“Polda Papua pada seleksi penerimaan anggota Polri TA 2019 tetap menggunakan motto Bersih, Transparan Akuntabel dan Humanis atau disingkat BETAH,” katanya.

Dia merincikan jumlah peserta yang mengikuti tes hari ini untuk Bintara PTU dan Brimob sebanyak 157 orang, yang terdrii dari non orang asli Papua (OAP) 65 orang dan OAP 92 orang.

“Sementarajumlah peserta yang memenuhi syarat atau MS adalah 87 orang, terdiri dari
non OAP 38 orang dan OAP 49 orang. Yang TMS 70 orang, terdiri dari non OAP 27 orang dan OAP 43 orang,” katanya.

Untuk kegiatan pemeriksaan dan pengumuman hasil Kesehatan tahap pertama Bintara PTU penerimaan anggota Polri secara terpadu TA 2019 Panda Papua, ungkap Kamal, masih akan terus berlangsung hingga 14 April 2019.

Tes kesehatan Bintara PTU TA 2019

“Saya menghimbau dan mengingatkan kepada para orang tua, wali dan para calon anggota Polri untuk antisipasi pungli yang dilakukan oleh oknum calo,” katanya.

Kelulusan menjadi anggota Polri adalah karena kemampuan dan kualitas diri sendiri bukan dibantu oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

“Selain itu, orangtua harus percaya dengan kemampuan anaknya yang sudah dipersiapkan baik fisik, psikis, kesehatan, akademik. Sehingga para siswa bisa melewati rangkaian seleksi penerimaan anggota Polri dengan hasil maksimal,” katanya. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 17 = 22