Garda Indonesia Papua ajak warga pilih Jokowi sebagai pemimpin

Ketua DPD Garda Indonesia Provinsi Papua, Dorinus Dasinapa (tengah) didampingi sekretarisnya Gusty Rafra saat berikan keteramgan pers di Kota Jayapura, Papua, Minggu.

Papuaunik, – Relawan Garda Indonesia Papua mengajak segenap warga Papua untuk memilih Jokowi-Ma’aruf sebagai sosok pemimpin masa depan yang mempunyai visi dan misi membangun di Bumi Cenderawasih.

“Kedatangan Jokowi untuk kesekian kalinnya ke Papua, menunjukan bahwa dia cinta kami, sayang orang Papua. Dan ini adalah sosok pemimpin masa depan yang layak diperjuangan,” kata Ketua DPD Garda Indonesia Provinsi Papua, Dorinus Dasinapa di Kota Jayapura, Minggu.

Menurut Dorinus yang juga Bupati Mamberamo Raya itu, untuk menjadi Jokowi dan pasangannya Ma’aruf Amin menjadi pemimpin masa depan Indonesia, maka semua elemen masyarakat yang ada di provinsi paling timur nusantara harus mendatangi TPS-TPS yang ada untuk menyalurkan hak politiknya.

“Jangan golput, karena golput tidak membawa perubahan. Mari datangi TPS kita gunakan hak politik untuk menatap masa depan yang cerah bersama Jokowi-Ma’aruf,” kata Dorinus.

Sementara itu, sekretaris Garda Indonesia Provinsi Papua Gusty Rafra pihaknya bisa memastikan dukungan 90 persen suara kepada pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-KH. Ma’aruf Amin.

“Sehingga kami juga mengajak dan mohon dukungan kepada masyarakat Papua serta seluruh relawan Garda Indonesia guna bekerja semaksimal mungkin serta merapatkan barisan memenangkan pasangan nomor urut 01 Ir. Joko Widodo-KH Ma’aruf Amin,” katanya.

Guna memastikan hal itu, Gusty mengaku telah menyiapkan saksi-saksi untuk memantau dan mencatat semua perkembangan suara dari TPS hingga pada pleno tingkat distrik dan kabupaten/kota di Papua.

“Relawan GARDA Indonesia Papua telah mendata semua kekuatan dai 18 kabupaten dan 1 Kota dan siap mengawal semua proses hingga memenangkan Joko Widodo-KH Ma’aruf Amin,” jelasnya.

Gusty juga meminta agar jelang pesta demokrasi pada 17 April 2019, masyarakat di Papua secara bersama-sama menjaga keamanan dan harmonisasi kerukunan hidup bersama.

“Jangan terpengaruh dengan isu tidak benar, yang bisa memprovokasi kita sehingga pemilu ini ternoda. Mari sama-sama jaga kedamaian di Papua, kita ramaikan pesta demokrasi ini dengan salurkan hak suara ke TPS,” pintanya. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 9 = 16