KKR di jemaat GPdI Barachiel doakan pemilu dan korban banjir bandang

Suasana KKR di halaman gereja GPdI Barachiel Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis (5/4) malam

Papuaunik, – Kebaktian kebangunan rohani (KKR) di jemaat Gereja Pantekotsa di Indonesia (GPdI) Barachiel, Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua, pada Kamis malam mendoakan kelancaran pemilu 17 Arpil 2019 dan doa pemulihan untuk para korban banjir bandang.

“Kegiatan ini sebenarnya inisiatif dari gembala gereja GPdI Barachiel Ibu Pdt Tokoro,” kata Ketua umum dari Persatuan Gereja-gereja di Papua (PGGP) Pdt MPA Mauri, S.TH disela-sela KKR tersebut.

Kehadirannya di dalam KKR tersebut, kata Pdt Mauri, sebagai pembicara kepada umat Tuhan yang ikut serta dalam KKR tersebut. “Saya disini diundang sebagai pembicara atau pengkotbah,” katanya.

Menurut dia, warga di Kota dan Kabupaten Jayapura butuh penyeharan rohani selain pemenuhan materi secara fisik, apalagi sebelumnya pada bulan lalu warga di Sentani dan sekitarnya terkena bencana alam, sehingga diperlukan penguatan.

“Setelah warga mendapat berbagai bantuan secara fisik, mereka juga butuh bantuan dan siraman rohani, agar mereka kuat bukan saja secara fisik tapi secara batiniah,” katanya.

Terkait pelaksanaan pemilu, dia menjelaskan bahwa program pemerintah baik eksekutif, legislatif dan yudikatif ataupun dengan TNI/Polri ternyata sinkron dan berjalan bersama dengan rencana dari pihak gereja untuk menggelar KKR, yakni doa bagi bangsa Indonesia.

“Doa bagi Indonesia ini, yakni doa untuk suksesnya penyelenggaraan pemilu pada 17 April 2019 dan doa untuk korban banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura,” katanya.

Dalam khotabnya dihadapan seribuan warga yang hadir, Pdt Mauri mengajak agar para jemaat dan warga Papua untuk sukseskan penyelenggaraan pemilu dengan mendatangai TPS-TPS dan menyalurkan hak suara.

Secara terpisah, Waka Polda Papua Brigjen Pol Yakobus Marjuki mengapresiasi KKR tersebut yang mendoakan para korban banjir bandang dan juga mendoakan agar hajatan nasional, pemilu presiden dan legislatif berjalan lancar dan aman.

“Ini ibadah yang mendoakan para korban banjir bandang dan berikan penguatan kepada warga. Saya juga melihat ibadah ini mendoakan kelancaran pemilu 17 April nanti. Harapannya warga bisa ikut serta sukseskan agenda nasional ini dengan mendatangani TPS,” katanya.

Mantan Kapolres Puncak Jaya itu sebelum ibadah usai memberikan bantuan secara simbolis kepada warga yang selamat dari banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura.

KKR tersebut dihadiri kurang lebih 1.000-an warga dari Kabupaten Jayapura hadir, termasuk para bintara muda Polri dan TNI yang bergama kristen ikut hadir dan mengisi lagu puji-pujian. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

53 + = 60