Cagar Alam Cycloop, Jokowi minta direhabilitasi.

Presiden Jokowi saat berikan keterangan pers di GOR Toware, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (1/4)

Papuaunik, – “Harus direhabilitasi,” demikan kata Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan terkait langkah konsutriktif untuk penyelamatan lingkungan khususnya di Cagar Alam (CA) Cycloop.

Jokowi menyampaikan hal ini ketika mengungjungi para korban banjir bandang di GOR Toware, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin.

Menurut dia, selain melaksanakan program jangka pendek, juga harus dilihat dan dipikirkan dalam pelaksanaan program jangka panjang pelestarian alam di CA Cyloop dengan melibatkan semua pihak.

“Harus dihijaukan kembali, harus ditanam kembali, sehingga bencana-bencana yang kemarin datang tidak terjadi lagi,” katanya.

Sebelumnya, saat tiba di bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Senin siang, Jokowi menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman para pemangku kepentingan dalam perlindungan dan pelestarian CA Cycloop.

CA Cycloop harus dilindungi karena dinilai telah terjadi kerusakan yang sangat fatal. Karena pada waktu banjir bandang

para pertengahan Maret lalu, sejumlah material batu ukuran besar, pasir dan tanah serta batang kayu ikut terbawa hingga merusak rumah dan fasilitas umum lainnya.

Dalam peristiwa ini, kurang lebih 100-an warga Sentani dan sekitarnya dilaporkan tewas terbawa arus banjir bandang dan tertimbun lumpur dan pasir serta ada yang ditemukan mengapung di Danau Sentani.

Selain itu, Danau Sentani sebagai muara dari sejumlah kali atau sungai dari CA Cycloop ikut kena dampaknya.

Diperkirakan tinggi air Danau Sentani mencapai hampir dua meter yang menyebabkan 25 kampung di pesisir danau tersebut terendam air dan ratusan warga mengungsi daratan yang lebih tinggi pesisir danau tersebut terendam air dan ratusan warga mengungsi daratan yang lebih tinggi. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

24 − = 15