Pangdam Cenderawasih : TNI hadir berikan rasa aman

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring

Papuaunik, – “Kehadiran TNI harus mampu memberikan perlindungan dan rasa aman kepada rakyat,” demikian kutipan penegasan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring dihadapan para tamu undangan dan prajurit Satgas Yonif 321/GT dan Yonif Raider 514/SY di markas Yonif RK 751/VJS Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis pekan ini.

Satgas Yonif 321/GT dan Yonif Raider 514/SY akan ditugaskan untuk melaksanakan pengamanan pembangunan infrastruktur di pedalaman Papua terutama di Kabupaten Nduga yang sempat terhenti akibat insiden pembantaian terhadap belasan karyawan PT Istaka Karya yang melaksanakan pembangunan jalan dan jembatan trans Papua di Distrik Yigi pada awal Desember tahun lalu,.

Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring selaku Pangkoops TNI Papua yang memimpin langsung upacara penerimaan Satgas TNI yang akan melaksanakan tugas di pedalaman Papua itu.

“Kalian adalah prajurit-prajurit pilihan yang bertugas melindungi rakyat dan seluruh tumpah dara Indonesia, karena itu jangan sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat dimanapun akan ditugaskan,” katanya.

Sala satu penekanan ini sengaja disampaikan oleh Pangdam Cenderawasih kepada seluruh prajurit yang akan bertugas di Bumi Cenderawasih itu.

Ia mengemukanan Papua merupakan wilayah NKRI yang memiliki nilai strategis bagi pertahanan negara dan mempengaruhi langsung terhadap kedaulatan bangsa.

“Sektor penugasan kalian adalah daerah yang masih dalam kategori rawan,” katanya.

“Masih terdapat kelompok separatis bersenjata yang masih aktif melakukan teror, pembunuhan dan aksi kriminal lainnya baik terhadap aparatur negara maupun warga masyarakat,” tambahnya.

Selain dari aksi kriminal, kelompok kriminal sipil/separatis bersenjata (KKSB) juga aktif mengganggu program strategis nasional seperti pengerjaan proyek transPapua di Kabupaten Nduga.

“Oleh karena itu, saya perintahkan kepada kalian semua untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam setiap kegiatan,” tegas Pangdam.

Pangdam Cenderawasih juga mengingatkan kepada para perwira dan unsur Komandan bawahan agar menjunjung kepemimpinan lapangan yang tegas dan terarah selama memimpin anggota.

“Jangan malas karena malas bisa membuat kita tidak tau, jangan malas karena bisa membuat bodoh, selanjutnya kebodohan itu yang menyebabkan kehancuran,” katanya.

“Dalam hal ini juga kalian harus mampu memenangkan hati dan pikiran masyarakat di sektor wilayah penugasan,” ujarnya lagi.

Turut hadir dalam upacara tersebut Kasdam XVII/Cenderawasih, Wakapolda Papua, Danlanud Jayapura, Irdam XVII/Cenderawasih, Danrem 172/PWY, Danrem 173/PVB, para Asisten Kasdam XVII/Cenderawasih, para Kabalakdam XVII/Cenderawasih, Dansat Brimob Polda Papua, dan Kapolres Jayapura. (Ian/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 10 = 13