539 bintara remaja Polri perbatasan dilantik di SPN Jayapura

Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin Siregar menyaksikan penandatanganan berita acara pelantikan bintara remaja Polri perbatasan di SPN Jayapura

Papuaunik, – Sebanyak 539 Bintara remaja Polri perbatasan yang telah menjalani pendidikan selama kurang lebih tujuh bulan di Sekolah Polisi Negara (SPN) Jayapura di Deplad, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua dilantik dan diambil sumpah pada Senin pekan ini.

Acara ini dihadiri oleh Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin Siregar, Kapolda Papua Barat Brigjen Pol Rudolf Rodja, Wakapolda Papua Brigjen Pol Yakobus Marjuki, Danlantamal X Jayapura, para PJU Polda Papua, bupati se-Papua, para kapolres, wakil Ketua Bhayangkari Papua dan pengurus serta orang tua/keluarga bintara polri yang dilantik.

Kapolri Jenderal Polisi Prof H Muhammad Tito Karnavian Ph.D. dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kapolda Papua selaku Inspektur Upacara mengucapkan selamat kepada 8.389 bintara remaja se-Indonesia.

Bintara remaja itu terdiri atas 7.991 pria dan 398 wanita, yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pembentukan nintara Polri yang berlangsung selama tujuh bulan dan berhak menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua.

“Keberhasilan saudara dalam mengikuti dan menyelesaikan pendidikan, merupakan anugerah Allah SWT yang harus senantiasa Saudara syukuri. Puluhan ribu pemuda dan pemudi di seluruh tanah air memiliki cita-cita menjadi anggota Polri,” kata Martuani menyampaikan amanat Kapolri.

Namun demikian, hanya sebagian kecil dari mereka yang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pendidikan dan dilantik menjadi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Oleh karena itu, wujudkan rasa syukur tersebut dengan tekad dan niat yang kuat untuk senantiasa memberikan pengabdian dan kinerja terbaik selaku anggota Polri, dalam memelihara kamtibmas, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Untuk jumlah peserta didik di SPN Polda Papua sebanyak 541 orang siswa terdiri dari 361 orang siswa dari Polda Papua dan 169 orang siswa dari Polda Papua Barat, 6 orang siswa dari Polda Jawa Timur, 4 orang siswa dari Polda NTB dan 1 orang siswa dari Maluku Utara.

Dari 541 orang siswa tersebut yang dilantik sebanyak 539 orang siswa dikarenakan dua orang siswa dikeluarkan dari lembaga pendidikan SPN Jayapura karena melakukan pelanggaran peraturan siswa.

“Dua orang siswa tersebut berinisial N asal pengiriman Polda Papua dan berinisial KW asala pengiriman Polda Papua Barat, dan kini keduanya telah diserahkan kembali kepada orang tua/wali selaku penanggung jawab,” kata Kapolda Papua Martuani Sormin Siregar.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan
kedua siswa tersebut diberhentikan dan dikeluarkan dari Lembaga Pendidikan SPN Polda Papua dengan pertimbangan terbukti melanggar Surat Keputusan Kapolri Nomor Skep/194/III/2006 tanggal 17 Maret 2006 tentang Peraturan Kehidupan Siswa (Perdupsi).

“Dan untuk penempatan siswa yang telah dilantik tersebut yakni siswa dari Polda Papua Barat akan dikembalikan ke daerah asal, begitu juga dengan siswa dari Polda Jawa Timur, Polda NTB dan Polda Maluku Utara akan dikembali ke daerah asal,” katanya.

Sedangkan, untuk siswa yang dilantik dari Polda Papua sebanyak 41 orang akan ditempatkan khusus dan sisanya akan di tempatkan di Polres-polres jajaran Polda Papua.

“41 orang itu akan ditempatkan di Sepolwan sebanyak 1 personil, di Densus 88 sebanyak 6 personil, di Yanma Polri sebanyak 5 personil, di Polres Jayapura Kota sebanyak 3 personil dan di Polres Keerom sebanyak 19 personil, di SPN Polda Papua sebanyak 4 personil, dan di Bid TI Polda Papua sebanyak 3 personil,” katanya. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 56 = 58