Pesawat Dimonim Air tergelincir di Bandara Mulia

Pesawat udara Dimonim Air dengan nomor lambung PK-HVL dilaporkan tergelincir di Bandara Udara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Sabtu (17/8)

Papuaunik, – Pesawat udara Dimonim Air dengan nomor lambung PK-HVL dilaporkan tergelincir di Bandara Udara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua pada Sabtu siang sekitar pukul 12.35 WIT.

Kapolres Puncak Jaya AKBP Ary Purwanto ketika dihubungi dari Kota Jayapura membenarkan persitiwa tergelincirnya pesawat udara Dimonim Air PK-HVL route Sentani-Mulia di Bandara Udara Mulia.

“Iya benar. Sekitar pukul 12.30 Wit, pesawat udara Dimonim Air PK-HVL route Sentani-Mulia dikemudikan oleh Pilot Capt Jhonny ST dan FO Firman G dengan membawa penumpang sebanyak sembilan orang landing di Bandara Mulia Puncak Jaya,” katanya.

Ketika landing atau mendarat terdengar bunyi letusan ban sekitar pukul 12.35 Wit.

“Tiba-tiba terdengar suara letusan yang berasal dari ban sebelah kiri pesawat yang membuat Pilot Jhonny ST tidak bisa mengendalikan pesawat dan menabrak pagar pembatas Bandara Mulia,” katanya.

Semenit kemudian, setelah pesawat landing, personel KPPP Bandara Udara Mulai beserta Tim Pengamanan Bandara menuju ke tempat kejadian tergelincirnya pesawat dan melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang.

“Pukul 12.43 Wit, personel Polsek Mulia dan Polres Puncak Jaya tiba di lokasi tergelincirnya pesawat udara Dimonim Air PK-HVL dan langsung melakukan pengamanan dan mensterilkan TKP,” katanya.

Adapun nama-nama pilot dan penumpang pesawat Udara Dimonim Air PK-HVL yakni pilot Jhonny ST, FO Firman G, Briptu Widhi Nugraha, Romoaldus, Yohanes, Tekimin T, Nelson Wonda, Tonen Kogoya, Junedi L, Menenak E dan Tewingga.

“Dalam kejadian tergelincirnya pesawat udara Dimonim Air PK-HVL tadi, badan pesawat tidak mengalami permasalahan namun ban sebelah kiri dan baling-baling depan mengalami kerusakan yang cukup parah,” katanya.

Dalam kejadian tergelincirnya pesawat udara Dimonim Air PK-HVL tidak ada korban jiwa namun beberapa penumpang nampak kelihatan shock atau kaget.

“Untuk sementara para personel Polres Puncak Jaya maupun Polsek Mulia dan Paskhas TNI AU masih berjaga-jaga di seputaran lokasi sambil menunggu kedatangan Tim Evakuasi,” katanya.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 8 = 1