Dispora Papua Akui Masih Kekurangan Ambulans Untuk PON 2020

Stadiun Papua Bangkit yang akan digunakan untuk PON 2020

Papuaunik- Pejabat Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Papua mengaku hingga kini masih kekurangan mobil ambulans untuk menopang penyelenggaraan pekan olahraga nasional (PON) XX tahun 2020 mendatang di provinsinya

“Dari sisi kesiapan mobil ambulans itu yang menjadi suatu kendala bagi kita karena dari sisi pemetaan jumlah ambulans yang tersedia untuk bisa melayani di setiap venue yang dipergunakan untuk bertanding atau berlomba memang pada PON nanti masih kurang,”kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Olahraga dan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua, dr Herlina Rahangiat di Jayapura, Selasa.

Sehingga pihaknya berharap bahwa kedepan ada kerja sama yang baik antara Pemerintah Provinsi Papua dengan Kementerian Kesehatan dalam hal untuk bantuan mobil ambulans.

“Karena ini sangat-sangat tidak kalah penting, selain bus-bus yang akan membantu dari Dinas Perhubungan, tetapi kita sangat berharap,” katanya.

Lantaran tidak bisa disatu pertandingan di venue itu berlangsung kemudian tidak ada mobil ambulans yang standar, sehingga diharapkan ada suatu kerja sama dan bantuan dari Kementerian Kesehatan untuk dapat memenuhi kebutuhan mobil ambulans.

Menurut dia, Dinas Kesehatan Provinsi Papua belum memberikan kepastian jumlah mobil ambulans yang disiapkan untuk PON nanti.

“Karena kita lihat disini, rata-rata ambulans untuk rumah sakit sudah punya ambulans baik rumah sakit yang ada di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom itu sudah pasti punya mobil ambulans,” katanya.

Dia mengatakan, mobil ambulans yang berada di masing-masing rumah sakit itu tidak mungkin dipakai pada saat iven, harus ada cadangan. Karena mobil ambulans yang tersedia di rumah sakit-rumah sakit maupun di puskesmas-puskesmas yang ada disetiap klaster-klaster itu ambulans yang memang ruting dipakai untuk pelayanan.

“Jadi memang kita sangat butuh tambahan ambulans di setiap venue nanti. Karena disetiap venue terutama seperti cabang pertandingan seperti sepak bola, itu tidak bisa kita satu ambulans disitu, minimal tiga ambulans, karena ada dua yang siaga kemudian satu keliling itu harus tetap ada,” katanya.

Kemudian, lanjut dia, untuk cabang olahraga seperti bela diri yang kontak fisiknya, untuk itu ambulans sangat perlu sekali.

Ia menambahkan, kurang lebih ada sekitar 100 lebih mobil ambulans yang dibutuhkan dalam pelaksanaan PON XX tahun 2020 nanti. (MA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + 2 =