Cara Mudah Replikasi Database MySql

IP yang diguankan untuk Master – Slave :

  • Server A ip 10.100.1.34
  • Server B ip 10.100.1.35

Pada masing-masing server install terlebih dahulu mysql server. Install webserver bisa apache/nginx atau yang lain berikut install phpmyadminnya.

Langkah konfigurasinya:

Server A

1. Pada server A akan kita konfigurasi menjadi master terlebih dahulu. sebelumnya tambahkan di konfigurasi my.cnf nya dibawah section [mysqld] baris berikut: report_host=db1 # agar terdeteksi oleh server master server_id=1 # sebagai unik id server 1 slave-skip-error=1062 # mengatasi error replication

report_host=db1    # agar terdeteksi oleh server masterserver_id=1        # sebagai unik id server 1slave-skip-error=1062   # mengatasi error replication

2. Jangan lupa restart service mysqlnya, kemudian login sebagai root pada server A dengan phpmyadmin.

replika-a-1

3. Masuk ke menu -> Replication, klik ->Add Slave User Replication.

replika-a-2

4. Masukkan user “replika” , host “%” , Password “replika” , semua tanpa tanda petik.

replika-a-3

Server B

1. Pada server B kita konfigurasikan sebagai slave server A. Lakukan langkah 1 -2 seperti di atas. tambahkan baris berikut pada my.cnf report_host=db2 # agar terdeteksi oleh server master server_id=2 # sebagai unik id server 1 slave-skip-error=1062 # mengatasi error replication

report_host=db2    # agar terdeteksi oleh server masterserver_id=2        # sebagai unik id server 1slave-skip-error=1062   # mengatasi error replication

2. Kemudian Masuk menu ->Replication, klik pada bagian ->change or reconfigure master server.

replika-a-4

3. Isikan user “replika” , password “replika”, host ” 10.100.1.34″ (sesuaikan dengan ip master server A).

replika-a-5
replika-a-6

4. Kemudian start slavenya pada menu Replication -> Control Slave -> Full start. Jika berhasil bisa dilihat status slave seperti berikut. Selanjutnya lakukan langkah sebaliknya seprti langkah-langkah di atas, dimulai dari server A sebagai Master, kemudian server B sebagai slave. Untuk konfigurasi my.cnf tidak perlu dirubah.

Untuk mengetes keberhasilan replikasi master-master, coba buat database di server A, kemudian cek di server B terdapat database yang sama atau tidak. Kemudian begitu sebaliknya, buat database lain di server B dan cek di server A.

Bila semua sudah ada, maka konfigurasi Master-Master database MYSQL anda sudah berhasil.

Source : http://runnov.blogs.uny.ac.id/2014/09/09/replikasi-database-mysql-master-master-dengan-phpmyadmin/2/

Catatan : Penulis belum mencoba Replikasi MySql ini, yang penulis sudah coba Replikasi Postgresql di tulisan ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 19 = 29