Ratusan kaum disabilitas Kota Jayapura belum terdaftar sebagai pemilih

Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Jayapura Roby Nyong

Papuaunik, – Sebanyak 500 lebih kaum disabilitas di Kota Jayapura, Provinsi Papua diklaim belum terdaftar sebagai pemilih tetap dalam pemilu legislatif dan presiden 17 April 2019.

Demikian pernyataan ini dikemukakan oleh Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Jayapura Roby Nyong di Kota Jayapura, Papua, Minggu.

“Total kaum disabilitas di Kota Jayapura itu ada 700 lebih. 160 diantaranya sudah terdaftar sebagai pemilih dalam pemilu yang akan dilaksanakan beberapa hari kedepan, tapi sisanya belum,” katanya.

Menurut dia, hal ini sebenarnya sudah disampaikan kepada pihak penyelenggara hanya saja belum diketahui tindak lanjutnya seperti apa.

“Kami sudah sampaikan ke KPU Kota Jayapura, termasuk Bawaslu setempat. Harapannya waktu sisa yang ada ini rekan-rekan kami bisa terdata dalam pemilu nanti,” katanya.

Ketika ditanya hal apa saja yang membuat 500 lebih rekannya yang belum terdata sebagai pemilih dalam pemilu 2019, Roby menerangkan bahwa ada yang belum buat KTP elektronik karena keterbatasan fisik.

“Ada juga yang sudah punya KTP elektronik tapi belum terdaftar. Saya belum tahu alasan pastinya apa, tetapi seharusnya pihak terkait lakukan jemput bola, tidak mengabaikan,” kata Roby.

Sementara itu, Rinto Pakpahan, salah satu komisioner Bawaslu Kota Jayapura mengakui bahwa ada laporan tersebut.

“Iya, kami sudah disampaikan terkait hal itu. Dan kami sudah berkoordinasi dengan KPU Kota Jayapura agar diakomodir,” katanya. (Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *