Jokowi katakan korban banjir bandang harus direlokasi

Para pemgungsi banjir bandang Sentani,Kabupaten Jayapura, Papua.

Papuaunik, – Presiden Jokowi mengatakan para pengungsi banjir bandang harus segera direlokasi rumahnya karena lokasi yang ada sekarang sangat tidak layak untuk dibangun kembali.

“Haru direlokasi, para pengungsi ingin segera kepastian rumahnya dibangun,” katanya kepada awak media disela-sela

kunjungan ke GOR Toware, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin.

Menurut dia, lokasi awal sangat tidak mungkin kembali dibangun, mengingat suatu waktu bisa terjadi bencana yang tidak diinginkan sehingga diperlukan relokasi sesegera mungkin.

“Karena sudah habis semua (rumah,red), kita mau bangun tapi tidak mungkin ditempat lama karena bisa bencana lagi,” katanya.

Untuk itu, lanjut mantan Wali Kota Solo itu, dibutuhkan sebuah lokasi yang tepat dan layak serta jauh dari bencana dengan harapan pengungsi yang direlokasi tidak lagi terkena persoalan atau fenomena alam.

“Sehingga butuh lokasi yang bisa dipastikan aman dari bencana, tanahnya aja belum ketemu, kalau sudah dibebaskan oleh bupati dan gubernur, baru masuk pembangunan rumah,” katanya.

Ketika ditanya kapan pembangunan rumah untuk pengungsi, Presiden Jokowi menyarankan agar penyediaan lahan atau lokasi tanah dipersiapkan dulu.

“Tanya ke gubernur, jika tanah sudah ada, semua langsung kita bangun,” katanya.

Dalam kunjungan ke GOR Toware, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana, Gubernur Papua Lukas Enembe dan ibu Yulce Enembe, Bupati Jayapura Mathius Awaitaouw dan ibu Magdalena L.

Lalu, Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit S dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *