Lenis Kogoya tegaskan bahwa Papua basis suara Jokowi

Ketua LMA Provinsi Papua Lenis Kogoya (kaos putih) didampingi para tokoh dan pemuda adat saat berikan keterangan pers di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua

Papuaunik, – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Lenis Kogoya menegaskan bahwa Bumi Cenderawasih merupakan basis suara Jokowi-Ma’ruf dalam Pilpres 17 April 2019.

“Papua ini basis suaranya Jokowi, tidak ada lainnya,” kata Lenis Kogoya di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu.

Penegasan ini, kata dia, sekaligus menepis beragam isu yang beredar bahwa dirinya mendukung pasangan calon lain dalam pesta demokrasi lima tahunan memilih presiden dan wakil presiden.

“Jadi, hanya ingin luruskan bahwa isu diluar sana bahwa saya ada dibelakang pasangan calon lain selain Jokowi-Ma’ruf itu tidak benar. Ada pihak lain yang sengaja mencari keuntungan dari persoalan ini,” ungkapnya.

Sementara terkait adanya wacana peresmian Kantor LMA di Kabupaten Merauke dan acara bakar batu di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Lenis dengan tegas menyampaikan bahwa hal itu sudah dibatalkan, tidak akan dilaksanakan.

“Sudah diinformasikan ke saya tidak ada acara peresmian di Merauke ataupun bakar batu di Wamena. Saya saja tidak pernah bertemu dengan Ketua Partai Berkarya atau duduk bersama dengan Pak Tommy,” katanya.

Menurut dia, Jokowi telah menjadi primadona tersendiri bagi masyarakat se-tanah Papua dan Papua Barat, karena sepak terjangnya yang sangat merakyat.

“Saya bahkan membentuk organisasi pemenangannya dengan nama Doa Jokowi Menang atau DJM, ini saya bentuk di 34 provinsi dan di Papua sudah kami bentuk. Dalam waktu dekat ini saya akan bentuk dan lantik pengurus DJM di daerah lain,” kata Lenis.

Pernyataan ini ditegaskan kembali lagi oleh tokoh adat Sentani, Boaz Asa Enok yang mengatakan bahwa masyarakat adat di Papua telah membungkus suara untuk Jokowi, bukan kepada pihak lainnya.

“Pada 2014 saya melantik Jokowi sebagai anak adat Nusantara. Jadi, kami tetap komitmen dengan dukungna dua periode untuk Pak Jokowi-Ma’ruf.

Sehingga jangan sampai ada yang ingin membentuk masyarakat adat lainnya, jangan mimpi di siang bolong. Kami tolak semua itu,” kata Boaz.

Sementara, Sekjen Pemuda Adat Provinsi Papua Yan Christian Arebo mengaku yakin penyampaian dari Ketua LMA Papua Lenis Kogoya yang dengan tegas dan berkomitmen untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf.

“Masyarakat adat di Papua jangan mau dibawa ketempat lain. Pemuda dan adat tetap dukung Jokowi,” kata Arebo.

Sedangkan penanggung jawab organisasi pemenangan DJM Jakarta, Sudiarto
menegaskan bahwa Lenis Kogoya sebagai pendiri tiga pilar Indonesia bersatu dan DJM sudah bergerak untuk memenangkan pilpres 2019.

“Bahkan kami sudah lantik semua pengurus ditingkat provinsi. Jadi, kalau ada yang menjelekkan-jelekan Pak Lenis itu, kita usir dari Papua. Lenis sebagai staf presiden sebagai tidak mendukung yang lain. Jadi relawan sudah bekerja untuk menang untuk kosong satu dari Papua,” katanya.(Ian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *