Puskesmas Twano Terapkan Program “Door to door”

Suasana Pelayanan Puskesmas Twano kepada warga

Papuaunik-Puskesmas Twano di Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Provinsi Papua menerapkan program “door to door” atau program pelayanan kesehatan dari rumah ke rumah.

Dokter Hesti, salah satu dokter yang ikut langsung terjun dari ke rumah ke rumah warga di Jayapura, Minggu, mengatakan program itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit di Wilayah kerja Puskesmas Twano Entrop.

Sebagai program kerja maka kami sebagai penyuluh Kesehatan melakukan kegiatan “Door to door” atau terjun langsung ke rumah-rumah warga,” katanya.

Lanjut dia, itu merupakan program rutin selain Posyandu dan Posbindu Lansia yang tiap bulannya dilakukan. Program pelayanan dari rumah ke rumah/door to door guna memberikan pelayanan dan konsultasi kesehatan kepada warga.

Rumah warga yang didatangi yakni di perumahan angkatan laut, tepatnya di belakang Kantor Wali Kota Jayapura.

Selain itu, kata dia, Hesti menjelaskan kegiatan Pos bindu Lansia terutama untuk penanganan penyakit penyakit tidak menular yang beresiko dialami oleh para lanjut usia (lansia) seperti Diabetes, Hipertensi, Disiplit demi,kanker serviks, kanker payudara serta resiko-resiko yang bisa dialami oleh lansia.

“Posbindu lansia di wilayah kerja kami di puskesmas Twano dalam setahun kita jadwal kan tiga kali, ada juga Posyandu balita yang tiap bulannya dilaksanakan dan pada minggu ketiga,” katanya.

Ada juga, katanya, pelayanan kesehatan lainnya yakni pengobatan, penyuluhan dan pemberian makanan tambahan, imunisasi, serta deteksi dini, screening kepada anak-anak yang berpotensi gizi buruk.

Selain itu, ada juga program penjangkauan ke rumah-rumah warga terutama kepada ibu hamil yang tidak pernah kontrol dan pengecekan kepada warga yang terkena TB.

Ia menyebutkan, program itu sebagai bentuk apresiasi dari puskesmas yang sudah terakreditasi dari Kementrian Kesehatan,fasilitas kesehatan tingkat pertama yang ada di Indonesia dan mendapat penilaian utama untuk kategori Puskesmas terbaik dari enam puskesmas yang ada di Kota Jayapura.

“Jadi ada empat Puskesmas Madya, satu puskesmas Desa dan satu Puskesmas Utama yaitu Puskesama Twano,” ujarnya.

Suasana petugas Puskesmas Twano memberikan pelayanan kesehatan kepada warga

Lanjut dia, untuk kasus penyakit yang sering ditangani di wilayah kerja Puskesmas Twano, menurut Hesti, ada 10 besar penyakit, dan lebih dominan kasus inpeksi saluran pernapasan akut (Ispa) meningkat signifikan dan mendududki peringkat pertama.

Pengaruh cuaca ekstrim antara pagi, siang, sore maupun malam menjadi penyebab turunnya kondisi kesehatan masyarakat. Kasus ini diyakini akan semakin meningkat seiring sering terjadi hujan.

“Penyakit biasa seperti penyakit diare, batuk, flu, demam dan Ispa itu penyakit biasa yang selalu dialami warga,” ujarnya.

Hesti memberikan tips agar warga bisa mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut, yakni dimulai dari menjaga kebersihan agar bakteri dan virus tidak mudah masuk kedalam tubuh.

Selain itu, warga harus mengonsumsi suplemen dan vitamin maupun makanan yang bergizi serta istirahat dengan cukup.

“Warga juga harus mempertinggi daya tahan tubuh dengan makan makanan bergizi, istirahat yang cukup serta konsumsi suplemen-suplemen maupun vitamin tambahan yang mudah di dapat di apotik dan toko obat,” ujarnya.

Kemudian, tambah dia, warga bepergian dengan menggunakan kendaraan bermotor dianjurkan menggunakan masker dan menerapkan polah hidup sehat dan bersih, dengan begitu akan terhindar dari berbagi resiko penyakit. (Ms/aryo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *