Bawaslu : Kota Jayapura Miliki 1.262 TPS

Penandatanganan kerja sama antara Bawaslu Kota Jayapura dan Universitas Cenderawasih
guna mengawasi jalannya pemilu 2019

Papuaunik,-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jayapura, Provinsi Papua menyebutkan kota setempat memiliki 1.262 unit tempat pemungutan suara (TPS) yang akan digunakan pada pemilu tahun ini.

Hardin Halidin, Komisioner Bawaslu Kota Jayapura di Jayapura, Minggu, mengatakan selain TPS yang jumlahnya sudah seribuan lebih, pihaknya juga mencatat jumlah daftar pemilih tetap (DPT), dan jumlah caleg yang maju di kota tersebut.

“DPT Kota Jayapura sebanyak 300.752 pemilih, kemudian daftar caleg Kota Jayapura sebanyak 588 orang yang akan bertarung pada pesta demokrasi nanti,” kata Hardin.

Hardin mengatakan, data-data ini menempatkan Kota Jayapura pada posisi teratas dari sisi jumlah pemilih, jumlah Caleg dan juga jumlah TPS di Provinsi Papua.

Dan dengan hanya tiga komisioner, kata dia, sudah pasti pengawasan terhadap proses penyelenggaraan pemilu tidak dapat di-cover oleh Bawaslu Kota Jayapura.

Karena itu, menurut dia, guna meningkatkan kualitas Pemilu 2019 di Kota Jayapura, inisiatif untuk meningkatkan partisipasi aktif dari semua komponen masyarakat adalah keharusan untuk dilakukan Bawaslu Kota Jayapura harus menggandeng pihak kampus.

Menindaklanjuti itu, maka pada Kamis, 28 Februari 2019, Bawaslu Kota Jayapura menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) kerja sama dengan Rektor Universitas Cenderawasih pada pukul 09.00 WIT.

“Penandatanganan nota kesepahaman kerja sama yang sama juga dilakukan dihari yang sama antara Bawaslu Kota Jayapura dan pimpinan Kampus Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) pada pukul 14.00 WIT,” ujar Hardin.

Hardin menambahkan, penandatanganan nota kesepahaman kerja sama antara Bawaslu Kota Jayapura dan USTJ itu dilakukan setelah pihaknya manandatangi kerja sama serupa dengan Kampus Uncen.

“Penandatangan nota kesepahaman kerja sama ini tidak lain meminta partisipasi pihak kampus membantu Bawaslu Kota Jayapura dalam mengawasi jalannya pemilu 2019,” tambah Hardin. (Ms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *