Polisi Sentani Amankan Ratusan Botol Miras

Suasana anggota Polsek Sentani Timur mengamankan ratusan botol miras didalam karton

Papuaunik-Kepolisian Sektor Sentani Timur berhasil mengamankan satu unit mobil Toyota Avanza PA 1272 AO yang di dalamnya terdapat ratusan botol minuman keras (Miras) pada Kamis (28/2) malam.

Kepala Kepolisian Sektor Sentani Timur Iptu Heri Wicahya ketika dikonfirmasi dari Jayapura, mengatakan pihaknya mengamankan ratusan botol miras itu setelah mendapat informasi bahwa ada sebuah mobil Toyota Avansa warna hitam dengan Nomor Polisi PA 1272 AO dari arah Waena menuju Sentani yang mana di dalam mobil tersebut terdapat sejumlah minuman keras.

“Setelah kami mendapatkan informasi itu, kemudian anggota kami melakukan penghadangan di depan Kantor Polsek Sentani Timur,” katanya.

Penghadangan itu di pimpin Kanit Reskrim Polsek Sentani Timur Ipda Hendry K. Yalmaf itu berhasil menghadang mobil Toyota Avansa tersebut, kemudian melakukan penggeledahan dan mendapatkan sejumlah minuman keras yang ditaruh di bagasi belakang mobil tersebut.

Dari hasil keterangan empat orang masing – masing seorang pria yang juga sopir berinisial AL (29) dan 3 (tiga) orang wanita RY (34), RI (27), NI (24) bahwa ratusan botol minuman keras tersebut hendak dibawa ke tempat karaoke keluarga di Sentani.

“Ratusan botol minuman keras yang berhasil kami amankan berupa 96 kaleng bir bintang, 24 kaleng bir hitam guines, 96 botol vodka, 12 botol anggur cap orang tua, dan lima botol wiskhy robinson,” ujarnya.

Ratusan botol miras yang berhasil di sita oleh anggota Polsek Sentani Timur

Lanjut dia, pihaknya menyerahkan kasus itu sepenuhnya ke Satuan Reserse Narkoba Polres Jayapura guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, mengemukakan setelah anggota reserse Narkoba menerima dan melakukan pemeriksaan, diketahui bahwa tiga orang wanita tersebut hanya disuruh dan sebagai karyawan dari pemilik usaha karoeke berinisial HY (50).

“Untuk pemilik HY kami beri teguran keras dengan surat pernyataan untuk tidak lagi memperjual belikan miras di Kabupaten Jayapura, jika kedepan terulang kembali, maka kami akan proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan melaporkan kasus itu ke dinas terkait agar ijin usahanya dicabut, untuk minuman-minuman kerasnya yang disita,nantinya di musnahkan dengan mengundang instansi terkait di Kabupaten Jayapura.

“Perlu diketahui bahwa dilarang keras peredaran minuman keras di Kabupaten Jayapura, hal ini tertuang dalam Perda yang di keluarkan Bupati Kabupaten Jayapura, beberapa tahun lalu,” katanya. (Ms/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

59 − = 50