Dinkes Berupaya Perbanyak Informasi Terkait HIV/AIDS

Kepala Seksi HIV/AIDS dan IMS Dinkes Papua, dr Rindang P. Marahaba (Foto : Papuaunik/Ms)

Papuaunik-Dinas Kesehatan Provinsi Papua sementara berupaya memperbanyak informasi terkait kasus HIV/AIDS di masing-masing kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Kepala Seksi HIV/AIDS dan IMS Dinkes Papua, dr Rindang P. Marahaba di Jayapura, Kamis, mengatakan terkait dengan 39.798 temuan kasus HIV/AIDS sejak 1992-2018, yang terbanyak adalah kasus AIDS yakni sebanyak 24.802 kasus.

Lanjut dia, sehingga kemungkinan meninggal Itu sangat besar. Untuk itu sedapat mungkin Dinkes Papua bisa memberikan informasi kepada pemberi layanan dan memberikan bimbingan dan monitoring layanan.

Menurut dia, penyuluhan juga paling penting sehingga pemberi layanan itu dapat memeriksa penderita HIV itu bukan nanti sudah stadion/gawat, tetapi masih dalam keadaan sehat kalau dia beresiko, perlu untuk mencari tahu status HIV-nya.

“Kalau di Papua kita lihat kasi HIV/AIDS nya lebih cenderung pada perempuan, bukan pada laki-laki. Ada beberapa faktor kenapa bisa perempuan, karena kebanyakan yang pergi ke layanan untuk memeriksakan kesehatan kan perempuan, sehingga terlihat kasus-kasus itu pada perempuan,” katanya.

Ada beberapa kabupaten yang kini melakukan inovasi mencari tahu kira-kira memang di komunitas laki-laki itu HIV-nya sedikit atau banyak.

“Jadi mereka sedang mencari tahu dengan inovasi mereka, sehingga kita memang belum bisa melihat gambaran kasusnya,” katanya.

Berbeda dengan di tanah air, tambah dia, di seluruh Indonesia, kasus HIV/AIDS yang sangat tinggi dan kasusnya didominasi oleh laki-laki. (Ms)

Satu tanggapan untuk “Dinkes Berupaya Perbanyak Informasi Terkait HIV/AIDS

  • 03/03/2019 pada 07:59
    Permalink

    Penyuluhan dan obat ARV tidak membuahkan hasil yg berarti, kenyataannya penyebaran HIV bertambah byk dan program pemerintah lebih konvensional. Sebenarnya yang di cari obat penyembuh HIV. Selama ini penderita HIV minum obat ARV tdk pernah sipenderita klau buang air besar keluar kotoran hitam busuk bercampur darah merah kehitaman bercampur kehijauan seperti lendir. Waktu saya ngobati pakai herbal murni kotoran seperti itu keluar dari pembuangan air besar dan kenyataannya seperti itu tapi sipenderita setelah itu merasakan enak termasuk perubahan fisik.sebenarnya mau di buktikan langsung ngobati sipenderita HIV langsung disitu ada perubahan nyata kenyataannya di instansi pemerintah terkait lbh byk menutup. Mohon maaf sebelumnya.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *