Sehari, Dua Kali Gempabumi Guncang Kabupaten Jayapura

Peta Gempabumi tektonik yang mengguncang Kabupaten Jayapura (Dokumen BBMKG Wilayah V Jayapura)

Papuaunik- Pada Sabtu (16/2) dua kali gempabumi tektonik mengguncang Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Gempa pertama terjadi pada pukul 15.39 WIT kemudian gempa susulan pada pukul 20:01 WIT

Kepala BBMKG Wilayah V Jayapura Petrus Demon Sili di Jayapura, Sabtu, menyatakan gempa bumi tektonik berkekuatan 4,8 Skala Richter susulan kembali mengguncang wilayah Kabupaten Jayapura pada Sabtu sekitar pukul 20:01 WIT.

Petrus mengatakan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami, karena kekuatannya tidak cukup besar untuk membangkitkan perubahan di dasar laut yang dapat memicu terjadinya tsunami.

Menurut dia, pusat gempa bumi terletak pada koordinat 2.32 Lintang Selatan dan 140.26 Bujur Timur, tepatnya di laut pada 40 kilo meter Barat Laut Kabupaten Jayapura, dengan kedalaman enam kilo meter.

“Dari laporan masyarakat, dampak gempabumi berupa guncangan yang dirasakan dalam skala II-III MMI di Jayapura, dan di Sentani II MMI,” katanya.

Ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, kata dia, gempa bumi ini merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal yang melintas di wilayah Kabupaten Jayapura.

Gempa bumi ini diduga masih dipicu oleh kejadian gempabumi sebelumnya dengan kekuatan Magnitudo 5,4 SR. Ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sebelumnya, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah V Jayapura mencatat gempa berkekuatan 5,4 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Jayapura pada Sabtu sekitar pukul 15.39 WIT, selanjutnya dilakukan pemutakhiran oleh BMKG menjadi magnitudo 5,1 Skala Richter.

Gempa tersebut berlokasi di 2,34 Lintang Selatan dan 140,32 Bujur Timur di laut atau 34 kilometer timur laut Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, pada kedalaman 10 kilometer.

Petrus memastikan, informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (iOS dan Android @infobmkg). (Ms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 + 5 =